Perhutani KPH Sukabumi Perkuat Kolaborasi Konservasi DAS Cikaso melalui Penanaman Pohon

Sosial Tanggal: 2026 - 07 - 01 5 views Penulis: Reva Belinda
Perhutani KPH Sukabumi Perkuat Kolaborasi Konservasi DAS Cikaso melalui Penanaman Pohon
SUKABUMI, PERHUTANI (01/07/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Sukabumi memperkuat komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui kolaborasi penanaman pohon bersama Komunitas Umbara di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Cikaso Leweng Kabuyutan, wilayah kerja BKPH Lengkong, Minggu (28/6). Kegiatan ini merupakan upaya rehabilitasi kawasan hulu sungai untuk menjaga fungsi ekologis hutan, meningkatkan konservasi tanah dan air, serta mengurangi risiko bencana hidrometeorologi.

Kegiatan dihadiri Wakil Administratur Perhutani KPH Sukabumi Aldy Juliansyah, didampingi Kepala Sub Seksi Hukum dan Kepatuhan Chendra beserta jajaran BKPH Lengkong. Turut hadir Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi drh. H. Selamat, Camat Lengkong, Danramil Lengkong, serta masyarakat dan pegiat lingkungan yang bersama-sama mendukung pelestarian kawasan hutan.

Wakil Administratur Perhutani KPH Sukabumi Aldy Juliansyah menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan implementasi nyata kolaborasi antara Perhutani dan para pemangku kepentingan dalam menjaga kelestarian hutan dan sumber daya air.

“Kami mengapresiasi inisiatif Komunitas Umbara yang sejalan dengan komitmen Perhutani dalam mewujudkan pengelolaan hutan lestari. Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa pelestarian lingkungan akan lebih optimal apabila dilakukan bersama seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, rehabilitasi kawasan hulu sungai memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan sumber daya air, mempertahankan kualitas lingkungan, serta mendukung keberlanjutan fungsi hutan bagi generasi mendatang. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari implementasi aspek Environmental dalam prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang terus diterapkan Perhutani.

Sementara itu, Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi drh. H. Selamat menyampaikan bahwa target penanaman di kawasan tersebut mencapai 15.000 pohon. Pada tahap awal, sebanyak 200 pohon ditanam sebagai langkah awal rehabilitasi kawasan.

“Yang terpenting bukan hanya menanam, tetapi juga memastikan pohon-pohon tersebut dirawat hingga tumbuh dengan baik. Dengan demikian manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” ujarnya.

Ketua Komunitas Umbara Wahyu menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pendampingan dan perawatan tanaman agar memberikan manfaat bagi konservasi tanah dan air sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui tanaman produktif.

Adapun jenis pohon yang ditanam meliputi balsa, jengkol, durian, dan jambu yang dipilih karena memiliki nilai ekologis sekaligus potensi manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Melalui kolaborasi ini, Perhutani KPH Sukabumi terus mendorong sinergi dengan pemerintah daerah, aparat, komunitas, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian hutan serta memperkuat fungsi DAS sebagai penyangga kehidupan. Upaya tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi lingkungan, mengurangi risiko banjir dan tanah longsor, serta mendukung pembangunan berkelanjutan. (Kom-PHT/SMI/Chen)